SYARAT NIKAH

PERATURAN MENTERI AGAMA NOMOR 19 TAHUN 2018 TENTANG

PENCATATAN PERKAWINAN

PASAL 4

 

  1. Surat pengantar perkawinan dari desa tempat tinggal calon pengantin;
  2. Fotocopy akte kelahiran;
  3. Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk );
  4. Fotocopy KK ( Kartu Keluarga );
  5. Surat Rekomendasi perkawinan dari KUA Kecamatan setempat bagi calon pengantin yang menikah di luar wilayah kecamatan tempat tinggalnya;
  6. Persetujuan kedua calon pengantin;
  7. Izin tertulis orang tua atau wali bagi calon pengantin yang belum mencapai usia 21 ( dua puluh satu ) tahun;
  8. Izin dari wali yang memelihara atau keluarga yang mempunyai hubungan darah, dalam hal kedua orang tua atau wali sebagaimana dimaksud dalam huruf g meninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampu;
  9. Izin dari pengadilan, dalam hal orang tua, wali dan pengampu tidak ada;
  10. Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum memcapai umur 19 ( Sembilan belas ) tahun dan bagi calon istri yang belum mencapai umur 16 ( enam belas ) tahun;
  11. Surat izin dari atasan/ kesatuannya jika calon mempelai anggota TNI ( Tentara Nasional Indonesia )/ POLRI ( Kepolisian Republik Indonesia );
  12. Penetapan izin poligami dari Pengadilan Agama bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang;
  13. Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/ buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlaku Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tetang Peradilan Agama; dan
  14. Akta Kematian atau surat keterangan kematian suami/istri dibuat oleh lurah/kepala desa atau pejabat setingkat bagi janda/duda ditinggal mati.

PASAL 24

Persyaratan perkawinan campuran bagi WNA ( Warga Negara Asing )

  1. Izin kedutaan/perwakilan dari negara yang bersangkutan;
  2. Dalam hal seorang warga negara asing tidak terdapat kedutaan negara di Indonesia, izin sebagaimana dimaksud dalam huruf a dapat diminta dari instansi yang berwenang negara yang bersangkutan;
  3. Izin poligami dari pengadilan agama atau instansi yang berwenang pada negara asal calon pengantin bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang;
  4. Melampirkan fotocopy Akta Kelahiran;
  5. Melampirkan Akta Cerai;
  6. Surat kematian bagi duda dan janda dari negara calon pengantin;
  7. Melampirkan fotocopy paspor;
  8. Melampirkan data kedua orang tua warga negara asing, sesuai dengan data pada Akta Perkawinan; dan
  9. Semua dokumen yang berbahasa asing harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi.
Facebook Comments