HAUL PENDIRI DESA SOJOMERTO

2018 Kabar Desa Tokoh Masyarakat

 

Kamis, 20 September 2018. Bertempat di Makam Simbah Pangeran Sojomerto, Masyarakat menggelar acara Haul Simbah Pangeran Sojomerto yang diperingati tanggal 10 Muharram setiap tahunnya. Dalam kegiatan tersebut tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat sekitar bersama dengan Pemerintah Desa menggelar doa dan tahlil bersama untuk menghormati jasa dan pengorbanan leluhur Desa Sojomerto yaitu Ki Ageng Purbo Purwonegoro atau yang lebih dikenal Simbah Pangeran Sojomerto.

Ki Ageng Purbonegoro bersama Tumenggung Rajekwesi atau Ki Ageng Kemangi menyusun strategi di Pasemban Kemangi. Tumenggung Rajekwesi membuat pagar gaib agar tidak bisa dilihat oleh Tentara Belanda dalam menyusun strategi untuk menyerang Belanda di Batavia ( Jakarta red. ). Tumenggung Rajekwesi dan Kyai Akrobudin beserta para santri mempersiapkan bahan makanan untuk bekal perang dengan mencetak sawah yang luas. Tempat tersebut sekarang dikenal dengan Desa Kaliyoso Kecamatan Kangkung. Setelah Ki Ageng Purbo Purwonegoro menjadi pimpinan perang dan diikuti putra-putranya yaitu Pangeran Grayang, Pangeran Majenun, Pengeran Harsa Wijaya, Pangeran Sastro Wacono, Pangeran Sidotoyo dan yang satu lagi tidak diketahui namanya. Ki Ageng Purbo Purwonegoro dan pimpinan perang lainnya tidak diperkenankan pulang ke Mataram karena kalah melawan Belanda di Batavia. Ki Ageng Purbo Purwonegoro dan pimpinan perang lainnya meninggalkan Mataram dan akhirnya Ki Ageng Purbo Purwonegoro berpisah dan pergi ke hutan dan membuat rumah disana yang sekarang jadi Desa Sojomerto.

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan